Tuesday, March 1, 2011

GTA SAN ANDREAS

System requirements:
- OS: Microsoft ® Windows ® 98 / 2000 / ME / XP
- Processor: Intel Pentium IV 1.5 GHz or AMD Athlon
- Memory: 512 MB
- Video: 3D-graphics adapter with 256 MB
- Sound: Sound card compatible with DirectX version 9.0
- Free hard drive space: 5 GB
- DirectX ® 9.0c
- Keyboard, Mouse











GTA San Andreas Original (2005/ENG/RIP by ToeD).

GTA San Andreas Original (2005/ENG/RIP by ToeD).


HOTFILE
Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5, Part 6

FILESERVE
Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5, Part 6

FILESONIC
Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5, Part 6


UPLOADING
Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5, Part 6


UPLOADSTORE
Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5, Part 6 

BITSHARE
Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5, Part 6  

SILENT HUNTER 3

System Requirements :
Pentium III 1.4 GHz or better Processor
512 MB of RAM
Windows 2000/XP
4X DVD-ROM
Direct X 9
Direct X compliant video card with 64 MB of VRAM
Direct X compatible soundcard
2 GB of Hard Drive Space
Keyboard and Mouse.
















 




 FILESONIC
 Part 1, Part 2, Part 3, Part 4, Part 5, Part 6

THE KING'S SPEECH

Movie Title: The Kings Speech 2010
Movie Quality: DVDSCR
Movie Size: 700 MB
Release Group: MC8














 SINOPSIS
film the king's speech ini dibintangi oleh aktor Colin Firth (King George VI), artis cantik Helena Bonham Carter (Queen Elizabeth) dan aktor Geoffrey Rush (Lionel Logue). film ini diproduksi oleh See Saw Films dan Bedlam Productions

Prince Albert (Colin Firth) memang tak pernah berharap menjadi raja Inggris. Ia tahu benar keterbatasan yang ia miliki. Tak mungkin ia memimpin sebuah negara sebesar Inggris sementara berbicara di depan umum saja sudah jadi perjuangan berat buatnya. Celakanya takdir berkata lain dan Albert harus segera naik tahta.

Sepeninggal Raja George V (Michael Gambon), Prince Edward (Guy Pearce) yang seharusnya naik tahta namun karena Edward lebih memilih melepas tahta dan menikahi Wallis Simpson (Eve Best), tak ada pilihan lain buat Albert selain mengambil alih tampuk kekuasaan. Albert tahu kalau ini bukan urusan mudah, apalagi Perang Dunia II sudah di depan pintu. Ia harus mampu mengatasi kekurangannya.

Untungnya, Elizabeth (Helena Bonham Carter), tak pernah menyerah. Setelah mencoba beberapa dokter untuk menyembuhkan gagap yang diderita Albert, Elizabeth lantas mencoba metode yang lebih tak lazim. Ia meminta Lionel Logue (Geoffrey Rush), seorang terapis dengan metode aneh, untuk menyembuhkan suaminya.

Dengan tekad yang kuat dan bimbingan dari Lionel, Albert akhirnya berhasil sembuh. Dari seorang pria gagap, Albert menjadi seorang raja yang mampu berpidato dan membakar semangat seluruh warga Inggris untuk menghadapi Perang Dunia II.(kpl/roc) 
 
 
 
FILESERVE
 
RAPIDSHARE
 
Subtitle Indonesia
Subtitle English

THE AMERICAN

Genre: Crime | Drama | Thriller
iMDB Rating: 6.7/10 (12,059 votes)
Directed by: Anton Corbijn
Starring: George Clooney, Irina Bj rklund, Lars Hjelm
Release Name: The.American
Size: 700 MB
Video: XviD, 640 x 352, 938 kbps
Audio: 128 kb/s 2 chnls MP3 ENGLISH
Runtime: 01:44:45 









SINOPSIS
Di antara banyak pembunuh bayaran, Jack (Goerge Clooney) yang berdarah Amerika itu memiliki keahlian khusus tersendiri, yaitu mahir dalam merakit senjata api. Sehingga Jack menjadi pembunuh bayaran yang paling disegani untuk menggunakan jasanya.

Ketika pekerjaan di Swedia membawanya terus dikejar-kejar oleh para musuhnya, sang bos Pavel (Johan Leysen) menyuruhnya bersembunyi sementara ke daerah pedesaan terpencil di Italia dan berjanji dengan sang bos bahwa pekerjaan berikutnya akan menjadi yang terakhir untuknya. Inilah awal The American

Tugas terakhirnya datang dari seorang wanita Belgia, Mathilde (Thekla Reuten), yang ingin dibuatkan sebuah senjata api khusus. Tanpa sengaja, Jack juga menjalin persahabatan dengan seorang pendeta lokal setempat, Benedetto (Paolo Bonacelli), yang selalu menasihatinya dan mengarahkan Jack agar menjadi orang yang baik.

Di tengah pelariannya, Jack juga bertemu dengan wanita pekerja seks cantik, Clara, dan ia pun jatuh cinta dengannya. Namun, Jack merasa tak enak hati melibatkan Clara dalam hidupnya yang penuh dengan tumpahan darah. Akhirnya ia memutuskan untuk menutupi jati dirinya sebagai pembunuh bayaran.

Sang bos terus memaksa dirinya untuk segera menyelesaikan tugas terakhir itu dan ternyata Jack juga menjadi target pembunuhan berikutnya. Dalam tugas ini, Pavel memerintahkan Mathilde untuk mmebunuh Jack disaat pekerjaan terakhirnya berhasil diselesaikan.

Film produksi Focus Features ini merupakan adaptasi novel A Very Private Gentleman karya Martin Booth dan sempat menduduki posisi puncak Box Office AS dengan meraih keuntungan sebesar 13,1 juta dollar AS pada hari pembukaannya. Sang sutradara, Anton Corbijn, memilih Rowan Joffe untuk menjadi penulis naskah.

Penasaran bagaimana kelanjutan kisah Jack dalam menuntaskan pekerjaan terakhirnya? Bagaimana kelanjutan kisah cintanya dengan Clara? Bagi pencinta aksi laga George Clooney, film ini layak ditonton. 



FILESERVE
Subtitle Indonesia
Subtitle English

10 Negara Dengan Budaya Sex Bebas

Berikut negara-negara berbudaya seks di dunia berdasarkan survey yang dilakukan oleh Durex. Poin survey berdasar atas budaya, pola hidup dan kegiatan penduduk di negara bersangkutan.
1. Yunani

Semua orang telah mengetahui jika negara ini memiliki tradisi seks dari jaman kuno. Dengan iklim Mediterania dan memiliki banyak pulau - pantai, menjadikan Yunani nomer 1 Negara paling horny sedunia.


2. Brazil

Merupakan tanah kelahiran dari "thong", masuk akal jika seks adalah sama pentingnya dengan bernapas di negara yang satu ini. Pantainya selalu dipenuhi wanita-wanita cantik disamping Brasil memiliki Karnaval tahunan dan membuat Brasil masuk daftar.

3. Russia

Perang Dingin pada masanya menyembunyikan kehidupan seks penduduk Rusia, dan setelah tumbangnya komunisme maka hal ini terkuak lebar. Libido orang Rusia membuat klub dan bar berkembang sangat pesat di Moskow dimana hookups merupakan hiburan malam di negarayang ber-horny tinggi ini.

4. China

Semakin berevolusi budaya China, menyebabkan semakin berevolusi nya kegiatan seksual di negara ini. Ingin bukti? Hanya dalam tempo 8 tahun, 5000 toko penyedia perlengkapan dan kebutuhanseks telah berdiri dan hanya berdiri di satu kota yaitu Beijing ditambah China memiliki SEXPO, dimana warga China datang untuk memeriksa perlengkapan seksnya.
70% produk seks dunia adalah buatan China, Untuk hal-hal yang telah disebutkan maka China masuk daftar.

5. Polandia

Budaya seks Polandia cukup konservatif, namun Polandia memiliki festival tahunan dengan nama Eroticon yang menampilkan produk-produk terbaru perlengkapan seks. Skandal politisi Polandia pernah terjadi namun yang jelas poin terbesar Polandia masuk daftar ini adalah dengan dipegangnya "rekor Gangbang dunia" yang diraih oleh 2 orang asal negara ini dan dilakukan di Polandia sendiri.

6. Italia

Orang Italia memiliki pendapat seks harus dilakukan setiap hari. Sebuah polling menemukan bahwa 32% orang Italia dengan usia 60 tahun, melakukan hubungan seks secara teratur. Tidak jelas mengenai range waktu nya, namun yang jelas frekwensi aktifitas seks mereka memasukan Italia dalam daftar ini.

7. Malaysia

Menurut survey DUREX, Secara umum budaya seks negara ini konservatif, namun dibalik itu banyak kontroversi yang terjadi salah satu contoh : apakah pendidikan seks harus diadakan di perguruan tinggi atau tidak?
Di balik kontroversi tersebut, MENURUT DUREX, ada fakta yang menunjukan jika orang-orang Malaysia memiliki tingkat Horny yang tinggi. Sebagai contoh : Pejabat setingkat Mentri (Menteri Kesehatan) dipaksa mundur karena skandal seksnya pada bulan Januari 2008.

8. Spanyol

Di tanah Zorro ini, seks sudah merupakan budaya dan persepsi. Tradisi seks penduduk spanyol saat ini sering disematkan dalam istilah-istilah modern, seperti yang kita kenal dengan istilah Spanish-Fly dan Viagra, walaupun sebenarnya penduduk Spanyol tidak terlalu menggunakan produk-produk tersebut. Untuk hal ini maka Spanyol masuk dalam daftar.

9. Switzerland

Urutan berikutnya adalah negara Swiss. Walaupun mereka memiliki sikap netral dalam bidang politik, namun untuk urusan seks akan lain cerita. Prostitusi adalah legal di negara ini dengan prestasi : setiap tahun para hidung belang negara ini mengeluarkan 350.000 Frank untuk mendapatkan kepuasanseks. Dengan komitmen ini lumrah jika Swiss masuk dalam daftar.

10. Mexico

Meksiko memulai daftar negara paling horny di urutan 10 ini, ABG mereka yang terparah hingga pada Mei 2008 pemerintah Mexico mendistribusikan 700.000 eksemplar buku pembelajaran seks kepada semua siswa-siswi di sekolah. Ironisnya, walaupun umumnya prostitusi ilegal di Meksiko, namun di beberapa kota dianggap legal seperti Tijuna.
sumber: kencew-unix.blogspot.com

Ciri Cewek Yang Tidak Pernah Pacaran

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjetp6FRwUrl4mtCb0jPiJZ4ZXyrtsVIyIQiQqtc1EGvZHutzsYGQfC9VonnN0v8j2yhyPYEpg2Rr7GEK3E4f6uMyarLsQghTDEo-jH08BLx7e5LiGbkm5Lhq0C-P6NhDYQf25TqWmMOio/s1600/jomblo.jpg
Ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan si Cewek ini belom pernah pacaran. Terkadang ada faktor larangan dari agama, ajaran keluarga, atau emang sifat/karakter dia aja yang ga bisa diterima oleh kaum Cowok.

Nah, berikut ini adalah ciri-ciri Cewek yang tidak pernah pacaran:
1. Tidak mengikuti fashion (modis)
Cewek yang belom pernah pacaran bakalan lebih cuek sama penampilannya dia; ga peduli ama pandangan para Cowok. Mungkin pakaiannya udah ga trendy lagi, tapi tetep cuek aja make baju yang dia suka. Tas dan pernak pernik pun juga ga sampe menyolok ato ngikutin fashion. Selain itu, kemungkinan besar, Cewek yang tidak pernah pacaran bakalan lebih jarang berdandan.
2. Kurang tau sopan santun di hadapan Cowok
Contohnya waktu di saat si Cewek sedang makan, porsi makannya jauh lebih banyak daripada Cowok-Cowok. Diapun tidak malu-malu makan sebanyak itu, karna emang tidak pernah merasa ada kebutuhan untuk mencari Cowok. Kalo dia emang tertarik dan ingin pacaran, pasti dia akan lebih menjaga image dia di depan kaum Cowok. Sebenernya, ada bagusnya untuk engga jadi “muka dua” di depan Cowok, tapi terkadang sifat seperti ini bisa membuat para Cowok kabur dan ilang feeling.
3. Kurang banyak teman dan kurang sosialisasi
Memang ga semua Cewek yang ga pernah pacaran itu berarti ga punya banyak temen ato kurang sosialisasi. Cuman, memang siapapun yang kurang gaul, kurang banyak teman, dan kurang bersosialisasi itu mengurangi kemungkinannya untuk mengenal orang lebih banyak. Ciri-ciri ini berlaku untuk Cewek maupun Cowok. 
4. Ga sadar kapan harus bersikap romantik dan tidak di depan Cowok
Karna si Cewek belom pernah pacaran, dia bakalan susah untuk membedakan hubungan lebih dari teman dan hubungan sebatas teman saja. Mungkin aja Cowok ada banyak yang suka ama si Cewek ini, tapi si Cewek ga pernah tau gimana rasanya di PDKT-in sampe bener2 si Cowok ngomong suka sama dia. Nah, apalagi kalo nih Cewek belom pernah pacaran, pasti dia ga tau harus bertindak romantis dan kapan harus bertidak romantis di depan Cowok yang bener2 dia suka.
5. Kurang percaya diri
Inipun salah satu ciri-ciri penyebab mengapa kamu-kamu yang tidak pernah pacaran sampe sekarang masih belom pacaran juga! Hm, percaya diri itu perlu, tapi jangan berlebihan. Percaya diri itupun bisa ditingkatkan, jangan selalu merasa diri kamu kurang segalanya. Terima kamu apa adanya, dan bersyukurlah.
sumber: dikutip.com

Asal Muasal Nama INDONESIA

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigkCPvdYPb22n0MiuZ4DdMn8c0pC3ywwjaYTPPi7Wk4b0V-b5bWVL9GNR4M1Y2Bwjit9r-InK9S334Rz2ki1saP4P6JYli0ch3B9iwJrnkI7n760pf9vN9tXkEBzlM-PKz4YCKyCd08d7Z/s400/indonesia_map.gif
PADA zaman purba, kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Ravana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.
Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "Jawa" oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. "Samathrah, Sholibis, Sundah, kulluh Jawi (Sumatra, Sulawesi, Sunda, semuanya Jawa)" kata seorang pedagang di Pasar Seng, Mekah.

Lalu tibalah zaman kedatangan orang Eropa ke Asia. Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang itu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India, dan Cina. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Cina semuanya adalah "Hindia". Semenanjung Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sedangkan tanah air kita memperoleh nama "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau "Hindia Timur" (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).

Ketika tanah air kita terjajah oleh bangsa Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur). Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga "Kepulauan Hindia" (bahasa Latin insula berarti pulau). Tetapi rupanya nama Insulinde ini kurang populer. Bagi orang Bandung, Insulinde mungkin cuma dikenal sebagai nama toko buku yang pernah ada di Jalan Otista.

Pada tahun 1920-an, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950), yang kita kenal sebagai Dr. Setiabudi (beliau adalah cucu dari adik Multatuli), memopulerkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata "India". Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.

Namun perlu dicatat bahwa pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian, nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Kita tentu pernah mendengar Sumpah Palapa dari Gajah Mada, "Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa" (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat). Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi jahiliyah itu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asli antara, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu "nusa di antara dua benua dan dua samudra", sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda.

Nama Indonesia
Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865),

Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a  distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis: ... the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians.

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa). Lagi pula, kata Earl, bukankah bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini? Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah "Indian Archipelago" terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.

Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan: Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago. Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama bangsa dan negara yang jumlah penduduknya peringkat keempat terbesar di muka bumi!

Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.

Putra ibu pertiwi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.

Makna Politis

Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan!

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya, "Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Sementara itu, di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini kita sebut Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; DPR zaman Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama "Indonesia" diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah-mentah.

Maka kehendak Allah SWT pun berlaku. Dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia Belanda" untuk selama-lamanya. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, lahirlah Republik Indonesia.

Hidup Indonesia .........
sumber: taukahkamu.com